Selasa, 21 Juni 2016

          Muhammad Aidil Rahman Hidayat adalah nama yang disepakati oleh keluargaku. “nama yang panjang” pasti itulah yang selalau dikatakan orang setelah mendengar namaku. Semua itu terjadi begitu saja ketika malam acara Tasmiah dirumahku. Ayah yang bernama Muhammad Aini dan Ibu yang bernama Antung Nurida, hanya memberi nama Muhammad Aidil. Kakak ku yang bernama Rahmila Aida Fitri pada saat itu bersikeras untuk menambahkan kata ‘Rahman’ pada nama ku, Ayah pun menyetujuinya. Tanpa sepengetahuan Ayah, Acil (adik perempuan dari ibuku) menambahkan kata ‘Hidayat’ di akhir kertas nama sesaat ingin diberikan kepada si ustad pembaca do’a.

Keluargaku terkejut mendengar nama yang dibacakan oleh si ustad dalam do’anya adalah Muhammad Aidil Rahman Hidayat. Akhirnya, mau tak mau itulah nama yang harus kumiliki sampai saat ini.

Ketika TK (Taman Kanak-kanak) aku hanya tahu nama ku adalah Aman, karena nama itulah yang dipergunakan orang-orang memanggil ku sehari-hari waktu itu. Untuk bisa lulus di TK, pada saat itu saratnya adalah menulis nama lengkap sebanyak 10 baris. Dengan cepat dan bangganya aku menyelesaikan tugas itu. Namun hasil kerja keras ku waktu itu tidak diterima oleh Ibu guru.

“nama kamu itu bukan Aman, tapi Muhammad Aidil Rahman Hidayat” kata beliau, sambil menuliskan namaku diatas bukuku.

Semua teman-temanku telah selesai menulis nama lengkap mereka. Dan aku hanya bisa menangis karena hanya berdua dengan Ibu guru didalam kelas.

Kadang hal seperti itu membuat aku yang dulu merasa kesal. Tapi apalah daya, aku harus mensyukurinya. Ketika aku sudah beranjak kelas 6 SD (Sekolah Dasar) aku bertanya kepada Ayah tentang arti namaku.

“Kembali ke jalan yang benar” Kata Ayah sambil tersenyum padaku. Pada saat itu aku masih tidak terlalu mengerti kenapa nama yang campur aduk, mempunyai sebuah arti yang sedalam itu.

Tapi sekarang aku mulai mengerti. Sebutan atau nama itu bukan masalah, tetapi makna yang dibuat menjadi do’a oleh orang tua itulah yang harus ku wujudkan. Ketika aku tersesat dari kebaikan, maka ‘kembali ke jalan yang benar’.

***

Lulus Sekolah Dasar, tanpa mengambil rapot dan ijasah aku langsung masuk pesantren Tahfiz Al-Qur’an mengikuti langkah kakak ku yang sudah hafal 30 jus. Tetapi aku disana hanya bertahan tiga bulan kerena penyakit usus buntu yang aku derita. Aku di oprasi dirumah sakit Ulin dan semua biaya rumah sakit ditanggung oleh Uwa (kaka dari ibuku). Mulai dari hari itu keluargaku tidak lagi menyekolahkanku ke pesantern.

Walau terlambat satu tahun, aku ingin masuk MTsN Barabai (MTs yang paling bagus saat itu), namun sangat disayangkan, rapotku hilang di Sekolah Dasar. Karena salah satu persyaratan masuk MTsN Barabai adalah rapot, maka aku tidak bisa bersekolah disana. Ibuku menyarankan agar aku sekolah di Desa Palajau, tempat Ibuku lahir.

MTsN Pandawan, itulah nama sekolah yang berada di Desa Palajau, yang menjadi ‘pelarian’ aku bersekolah. Sekolah inilah yang menjadikanku seorang Pramuka yang sangat baik dalam pengamalan Dasadarma, dan akhirnya aku terpilih untuk mewakili sekolah sekaligus Kabupaten pada acara JAMNAS IX 2011 (JAMbore NASional ke 9 tahun 2011) di Kota Palembang, Sumatra Selatan. Aku tidak mengeluarkan uang sedikitpun, semuanya ditanggung oleh pemerintah Kabupaten.

Lulus dari MTsN Pandawan, aku ingin masuk SMAN 1 Barabai karena ingin menghindari pelajaran agama. Tetapi kalimat ‘pelarian’ muncul lagi. Akhirnya aku masuk MAN 1 Barabai.

MAN 1 Barabai ketika aku masuk, sangat berbeda dengan ketika aku lulus. Kenapa? Certianya begini. Karena aku dan teman-temanku lulusan dari sekolah kampung di khawatirkan akan banyak menyebabkan masalah di MAN 1 Barabai, jadi kami diletakan dikelas paling ujung yang diberi nama kelas 10 F. Sedangkan anak-anak kota yang dulunya kelas unggulan diletakan dikalas 10 A. Kami sadar bahwa kalau dalam bidang akademik kami kalah, tapi kalau dalam bidang lain kamilah juaranya. Kalau ada kelasmiting atau lomba lainnya kami selalu masuk 3 besar bersanding dengan kaka-kaka kelas 11 dan 12. Selain itu kami dikelas punya prinsip ‘apa yang bisa kamu kerjakan, kerjakanlah! Dan apa yang tidak bisa kamu kerjakan, berusahalah!’.

Kerena aku berhasil masuk anggota OSIS waktu kelas 10. Ketika kelas 11 dicalonkan menjadi Ketua OSIS, namun gagal. Mungkin karena wibawa ku yang kurang. Aku lebih mirip Paman Sekolah daripada seorang murid. Aku hafal setiap tataletak benda yang ada disekolah. Karena aku lah yang selalu disuruh dalam bidang perlengkapan kalau sekolah mengadakan acara apapun. Bahkan ketika sekolah ingin membuat kolam ikan, aku bersama teman si Ipul lah (Ipul adalah nama sahabatku yang nanti kalau aku sudah dapat izin dan berani, akan ku ceritakan persahabatan kami dari SD sampai sekarang) yang disuruh untuk membuat lubangnya. Ada juga guru yang membeli pupuk kotoran sapi dan akulah yang disuruh membawa pupuk itu menggunakan grobak. Ketika atap sekolah bocor, aku lah orang yang disuruh untuk memperbaiki. Perlu kalian ketahui, apa yang dapat di sombongkan dari semua ini?

Yang paling membuatku sedih ketika akhir kelas 12, kami satu kelas disuruh mendaftar SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri) mengisi nilai, bikin email, mencek hasil kelulusan dan mencetak hasil kelulusan. Akulah yang mengerjakan semua pekerjaan itu untuk temanku yang punya minat masuk perguruan tinggi tetapi mereka tidak bisa menggunakan Internet. Satu hal yang kadang aku benci dari diriku, aku paling tidak bisa menolak kalau ada orang minta tolong atau melihat orang kesusahan didepan mataku.


Hingga akhirnya akulah yang tidak lulus SNMPTN, ku coba masuk SBMPTN namun hasilnya sama, tidak lulus. Dan sampailah aku disini, di IAIN Antasari Banjarmasin sebagai ‘pelarian’ lagi. Semoga saja takdir aku disini sama seperti 'pelarian' sebelum-sebelumnya. Amin... :)

biografi singkat... :)

Jumat, 24 Juli 2015

ULANG TAHUN...??

ULANG TAHUN..??

Sepulang sekolah Awahir lagsung menuju kamar dan menghitung uang tabungannya, wah kayaknya sudah cukup neh pikirnya senang.
Dia memang punya rencana dengan uang-uang itu. Intan teman Awahir yang model Itu, mau ulang tahun. kedengarannya biasa saja buat orang lain, tapi tidak buat Awahir. Soalnya diam-diam Awahir memang suka sama Intan. Cewek cantik itu sebenarnya sama kelas dengan Awahir, namun beda jurusan.
Awahir senang sekali sewaktu Intan mengikuti lomba model. Dan Awahir juga tahu bahwa Intan sangat suka boneka-boneka lucu. Pokoknya Awahir sangat tahu semau hal yang berhubungan daengan Intan, kalau kamu tanya apa aja tentang Intan sama dia, dia pasti langsung bisa menjelaskan semuanya dari A sampai Z.
Karena Intan seminggu lagi mau ulang tahun. Awahjir mau membelikan sesuatu untuk dia. Kira-kira apa ya.?
Sore itu Awahir jalan –jalan ke toko boneka sambil membawa uang recehan dari tabungnnya. Dia melihat banyak sekali boneka yang bagus dan lucu-lucu. Ada boneka Beruang, Upin Ipin, ada juga boneka Mickey Mouse dan Minnie Mouse, pokoknya banyak deh. Apalagi warnanya juga banyak, merah, kuning, biru dan hujau. Awahir sempat bingung mau beli yang bagaimana, tapi akhirnya dia sudah memutuskan mau membelikan boneka Minnie mouse lengkap dengan baju yang ada bordirannya bertulisakan ‘Intan’.
Setelah membayar. Awahir langsung Membayangkan wajah terkejud dan bahagia Intan. Intan pasti senang sekali mendapat hadah boneka yang lucu seperti ini.
Dirumah Awahir sangat sibuk membungkus boneka Minnie Mouse yang baru dibelinya. Walau kurang rapi dan kurang bagus, setidaknya kado itu terbungkus dengan bentuk Tas.
Tiga hari sebelum ulang tahun Intan, semua orang senang dengan undangan yang dibagikan, ribut dengan pesta yang katanya akan diadakan besar-besaran di gedung olahraga.
Tetapi tidak dengan Awahir, dia tampak sangat gelisah, karena sampai saat ini dia tidak menerima undangan dari Intan. Mungkin Intan lupa menyerahkan undangan ke Awahir.
Satu hari sebelum pesta ulang tahun Intan. semua orang sangat antusias untuk menghadiri pesta itu dan katanya pesta ulangtahun Intan ini akan dihadiri oleh keluarga intan yang Artis. Semua orang tampak sangat bahagia menunggu besok hari. Tapi tetap saja undangan ulang tahun itu tidak juga Awahir terima.
saat pulang sekolah, Awahir menemukan buku Matematika Ufik yang tertinggal diatas meja dan Awahir mengejar Ufik untuk menyerahkan bukunya yang tertinggal.
"Pik, Pik... ini buku kamu ketinggalan diatas meja" kata awahir berteriak kepada ufik yang kebetulan belum pulang kerumah.
Saat Awahir menyerahkan buku itu tanpa sengaja sebuah kertas jatuh dari buku. Awahir memungutnya.
"ini punya kamu pik..??" kata Awahir
"iya... itu undangan ulang tahun dari Intan nanti malam. Untung tidak tertinggal. Nanti malam kamu juga kegedung olahraga kan..??" kata Ufik kepada Awahir
Awahir cuma terdiam. Dia bingung mau menjawab apa.
"lo kok diam kawan..?? kamu datang kan nanti malam..??" kata Ufik lagi
Awahir memandang wajah Ufik sesaat, kemudian dia tersenyum dan Awahir berjalan menjauhi Ufik.
Malam harinya, dirumah Awahir menangis menyesali dirinya sendiri. "siapa sangka, kadang yang namanya berjuang itu harus dilakukan tanpa hasil dan tanpa akhir....."

Senin, 06 Juli 2015

Sheila On 7 - Terjamah Yang Lain
seiring meredupnya lilin
mencari tahu akhir jalanku
selemah sinar senja punah
perlahan sakit hatinya mati
apa yang kan terjadi
pastinya kan terjadi
biar waktu yg menghakimi
dan aku akan terus bertahan
mengharapkannya, menantikannya
my dear, isyah
apa yang kau dengar
saat angin menyentuh hatimu
apa yang kan terjadi
pastinya kan terjadi
biar waktu yg menghakimi
dan aku akan terus bertahan
mengharapkannya, menantikannya
walau pedihnya tak tertahankan
melihatnya terjamah yang lain
isyah, apa yang kau dengar

Rabu, 01 April 2015

.setelah dipikirkan beberapakalipun...
.kamu tetaplah kamu
.kamu tetaplah kamu yang dulu
.menerbangkanku setinggi-tinginya
.dan menjatuhkanku sekuat-kuatnya...
.dari awal aku memeang tak punya sayap
.sampai saat inipun masih belum punya
.aku hanya sebuah debu...
.entah itu sebuah pasir, ataupun hanya setitik besi
.jika kehidupan ku disakitkan dengan kehadiranmu dimasa lalu
.apa aku harus yakin bahwa kehidupanku dimasa depan denganmu juga sakit..??
.tak ada yang bisa menjawabnya
.kecuali sebuah keyakinan yang kuat
.bahwa kamu adalah wanita yang baik dan cerdas
.dan parlu untuk ku diperjuangkan....
.walau kamu hanya membantah dan tak pernah berubah menjadi wanita yang sedemikian baik bagi semua orang itu...... :(

B.S

Senin, 02 Maret 2015

SANDI AMBALAN MAN 1 BARABAI

Sandi Ambalan MAN 1 Barabai.



Bismillahirrahmaanirrahiim..
Amun sudah tacabur, haram babulik, tarusakan sampai kahujung . Prinsip nang kami bawa kamana-mana, prinsip nang kami handung kamana-mana.
“Amun sudah tacabur, haram babulik, tarusakan sampai kahujung”, sambatlah! Sambat lah kakawananku. Sambil mangganggam tangan. Sambatlah!! Sambatlah nyaring-nyaring. Biarakan bumi mandangar wan biarakan gamuruh angin manyampaiakan ka langit nang ka tujuh. Biarakan langit taguncang mahabari ka saluruh jagat raya.
Amun sudah tacabur, haram babulik, tarusakan sampai kahujung Dalas bakisut bagurai-gurai batis wan tangan asal sampai katujuan!  Walau paribahasa dagu sudah tahantuk ka tanah. Walau paribahasa bapingkut di batang salak nang baduri. Walau darah tacucur. Kawanku!! Cucurakan darah ka tanah, supaya tanah jadi bukti parjuangan, parjuangan nang kada pajah sampai tanah wan langit hancur di hari akhir!!

Kawan!! Bila ikam sudah di midan perang, janga ba undur!!  Tajak batis dalam-dalam, bapingkutan tangan barataan sapadangsanakan!! Ingkuti kuat-kuat bandira parsatuan. Ilai kuat-kuat, ilai tinggi-tingi… tajakkakanlah bandira parsatuan nang di agungakan di puncak bulan.!!

Jumat, 27 Februari 2015

JALAN KELUAR


JALAN KELUAR
Sheila On 7

Sepucat bulan purnama
Segelap malam tergelap
Kubiarkan ku mencari
Hatimu yang tak pernah kau beri

Sedalam palung lautan
Sedalam jurang hatimu
Kau biarkan ku jatuh tanpa ujung
Lepaskan sayapku yang terpasung
Jika memang tiada harapan
Tunjukkan jalan keluar dari hatimu




Sedalam palung lautan
Sedalam jurang hatimu
Kau biarkan ku jatuh tanpa ujung
Lepaskan sayapku yang terpasung
Jika memang tiada harapan
Tunjukkan jalan keluar dari hatimu


Jika memang tak akan bersanding
Tunjukkan jalan keluar dari hatimu

R.F..???

Selasa, 24 Februari 2015

 .Hanya dirimu yang bisa membuat aku tenang.... :)
Rahma Fitriana.... :)


.walau kamu bersama yang lain... tapi akan selalu kembali.... walaupun itu pedih... :)

Kamis, 19 Februari 2015


".maaf jika aku tak bisa menjadi laki-laki yang kau inginkan dan hanya bisa menjadi laki-laki bodoh yang mengerti yang kau perlukan....!!!"
:'(
Rahma Fitriana

Minggu, 25 Januari 2015

Sabtu, 24 Januari 2015

JADI anggota OSIS itu ternyata SUSAH-SUSAH gampang....!!!

LIHAT foto-foto ini....!!!
ini adalah foto yang saya ambil saat kegiatan klasmiting baru-baru ini...!!!

                         mereka ber 2 menjaga bola (sebagai anak gawang) ditengah hari saat klasmiting

                                                     mereka mulai kepanasan dan memakai topi...


tapi mereka tetap bertahan....!!! dengan senyuman....





walau dia sangat menderita.....!! :'(

Adik kelasku.... Muhfi Surrahman... (y)

SELEBIHNYA AKU ADALAH..??

Kubuat untuk jalan ini lebih berarti
Dengan meletakan bunga disetiap tempat yang akan kau tuju
Kupejamkan mata ini untuk yng kesekian kalinya
Tapi...??? semuanya tak pernah terjadi.....